Sabtu, 06 Agustus 2011

Allah Memberi Cobaan dan Ujian Pada Kita Karena Kita Kuat

Mungkin banyak yang begitu lemes, lesu, dan tak bersemangat ketika Allah SWT memberikan cobaan hidup atau ujian kepada kita. Cobaan dan ujian yang datang beruntun pada diri kita terasa begitu berat dan mencoba untuk lari dari hidup ini, tapi entah kemana larinya?. Dan bahkan sampai menyalahkan sang khaliq atas cobaan, terpaan dan ujian atas hidup kita ini.

Hadirnya cobaan, terpaan dan ujian hidup hendaklah pandai diri kita dalam menyikapinya, pandai dalam mengambil sisi positif dari segala tantangan hidup ini. Karena sesungguhnya apa yang terjadi dalam diri kita adalah tempaan agar kita menjadi lebih tangguh dan melatih kesabaran kita.

Memang mudah sekali untuk mengatakan kata "sabar". Saya dan siapapun pasti mudah mengucapkan kata ini, tapi pada kenyataannya dan faktanya "sabar" itu tak semudah pengucapannya, kita butuh latihan, kita butuh juga cobaan hidup dari allah, ujian hidup dari allah, jika kita dapat melewatinya barulah kita dapat di katakan sabar.

Kenapa harus seperti ini?, karena sesunggunya, menurut saya, beruntunglah jika Allah memberikan ujian atau cobaan lebih banyak kepada kita. Sebab kita akan lebih banyak kesempatan untuk naik kelas dan kesempatan untuk lebih pintar dalam menyikapi segala sesuatu. Jika ada murid yang hendak naik kelas bukankah ia harus ujian dulu dan tinggi atau rendahnya tingkatan kelas tergantung dari kesulitan ujian yang di hadapi? ya kan?.

Tapi yang jelas, Allah tidak akan membiarkan kita mengatakan bahwa kita sudah beriman, sebelum Allah memberikan cobaan dan ujian kepada kita. Dan hanya orang beriman pulalah yang akan mendapat kebaikan kelak oleh Allah swt. Jika ia pandai bersyukur dan mampu bersabar. Bersyukur atas kelebihan dan bersabar atas kekurangan.

Jika kita memandang cobaan hidup dan ujian hidup sebagai bentuk pengontrolan diri kita, maka InsyaAllah, Allah akan memberikan jaminan kualitas diri yang lebih mumpuni, mantap dan tangguh dari pada memilih untuk melarikan diri dari cobaan dan ujian hidup ini. Melarikan diri sama saja membuang kesempatan untuk naik kelas ke tingkat yang lebih berkualitas. Selain itu, jikapun kita dapat melarikan diri dari cobaan dan ujian hidup ini, tetap saja kita akan berjumpa dengan cobaan dan ujian-ujian yang lainnya dan dengan tingkat yang sama atau bahkan lebih parah lagi, kita tetap naik kelas tapi tidak mampu mengikuti ujian yang sama dengan orang yang lainnya atau bahasa lainya adalah frustasi yang berakibat bunuh diri. Ini banyak dilakukan oleh sebagian orang-orang yang frustasi.

Kita mestilah tahu, sebenarnya Allah sayang kepada kita. Kita janganlah terlalu mengambil beban atas cobaan dan ujian hidup yang kita hadapi. Allah sangat teliti dalam meletakkan beban ujian di pundak kita. Allah tidak akan memberikan beban yang berlebihan kepada kita jika kita tidak mampu untuk menghadapinya. Jika ada cobaan hidup dan ujian hidup yang kita dapati terasa berat, itu karena allah mengangap kita kuat, kita ambil sisi positifnya saja dan kita mestilah mensyukurinya saja, "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat" (QS Ibrahim (14) : 7).

Kenapa allah memilih kita untuk mendapatkan cobaan dan ujian hidup yang berat? karena Allah tahu bahwa yang akan diberikan cobaan dan ujian ini, dia dapat mengangkatnya. Dia kuat menurut allah dan pasti allah akan memberikan ganjaran yang setimpal suatu saat nanti. Maka seharusnya kita beruntung dan bersyukur atas apa yang kita dapati ini.

Jika terlintas pikiran-pikiran pada diri kita " kenapa Allah aku saja yang Kau berikan cobaan dan ujian seperti ini?" yang lain tidak kau berikan seperti saya, tidak adil ini namanya Allah. Yang lain tidak Kau berikan lebih berat dari pada saya, hidupnya tidak seperti saya, mengapa harus saya menghadapinya?. Maka cepat-cepatlah kita lenyapkan pikiran negatif kita ini. Sesungguhnya beruntunglah Allah memilih kita, sebab Allah tahu, kitalah yang sanggup untuk memikulnya, kita punya kadar kesanggupan untuk melewatinya.

Pada saat kita diberikan cobaan dan sedang terpuruk di dalamnya, bagaimanakah seharusnya sikap kita? Pertanyaan inilah yang ditanyakan sahabat saya ketika suatu saat saya sedang terpuruk. Sabar, ikhlas, ataukah kuat? Jadilah seorang yang kuat. Kuat untuk bersabar, kuat untuk ikhlas, serta kuat untuk menghadapi dan menyelesaikan cobaan.

Sekali lagi sobat,, Ayoo kita taklukan cobaan dan ujian hidup yang kita hadapi pada diri kita, InsyaAllah pasti ada hikmah pada setiap kejadian yang kita alami pada hidup ini, pasti ada sisi positif pada setiap cobaan yang kita hadapi ini. Teruslah bersemangat hadapi tantangan ini, hidup adalah untuk menikmati semua yang di inginkan, maka bersyukurlah dan nikmatilah.



Every time you feel like you cannot go on
You feel so lost and that you’re so alone
All you see is night
And darkness all around
You feel so helpless you can’t see which way to go
Don’t despair and never loose hope
Coz Allah is always by your side
Insha’Allah, you’ll find a way…

Be a strong person and have a wonderful life :)

-Memmy-