Pada suatu hari, Thomas B. Wheeler, CEO Massachusetts Mutual Life Insurance Company, dan istrinya sedang menyusuri jalan raya antarnegara bagian ketika menyadari bensin mobilnya nyaris habis. Wheeler segera keluar dari jalan raya bebas hambatan itu dan tak lama kemudian menemukan pompa bensin yang sudah bobrok dan hanya punya satu mesin pengisi bensin. Setelah menyuruh satu-satunya petugas di situ untuk mengisi mobilnya dan mengecek oli, dia berjalan-jalan memutari pompa bensin itu untuk melemaskan kaki.
Ketika kembali ke mobil, dia melihat petugas itu sedang asyik mengobrol dengan istrinya. Obrolan mereka langsung berhenti ketika dia membayar si petugas. Tetapi ketika hendak masuk ke mobil, dia melihat petugas itu melambaikan tangan dan dia mendengar orang itu berkata, "Asyik sekali mengobrol denganmu."
Setelah mereka meninggalkan pompa bensin itu, Wheeler bertanya kepada istrinya apakah dia kenal lelaki itu. Istrinya langsung mengiyakan. Mereka pernah satu sekolah di SMA dan pernah pacaran kira-kira setahun.
"Astaga, untung kau ketemu aku," kata Wheeler menyombong. "Kalau kau menikah dengannya, kau jadi istri petugas pompa bensin, bukan istri direktur utama!"
"Sayangku...," jawab istrinya, "Kalau aku menikah dengannya, dia yang akan menjadi direktur utama dan kau yang akan menjadi petugas pompa bensin."
Kisah ini diambil dari The Best Of Bits & Pieces,
satu dari 71 Kisah dalam Buku Chicken Soup for the Couple's Soul
Kehidupan seseorang dipengaruhi oleh siapa orang-orang di dekatnya. Menjadi baik terkadang tidak bisa diusahakan sendiri, keinginan dan niat untuk menjadi baik saja tidak cukup. Orang di sekitarnya, orang terdekatnya pun mempengaruhinya. Seseorang itu bersama siapa, lahir, tumbuh dan berkembang di lingkungan yang seperti apa, disadari atau tidak akan menginspirasi diri untuk bersikap dan mengambil keputusan untuk bersikap. Di balik kesuksesan seorang pria, ada wanita hebat di belakangnya. Bagi pria yang belum menikah, wanita hebat itu adalah ibunya. Dan bagi pria yang sudah menikah, wanita hebat yang menyebabkan seorang pria sukses adalah istrinya. Wanita, dengan kelembutannya, ketegarannya, ketulusan dan kasih sayangnya mampu memberikan semangat, inspirasi dan kekuatan dalam hidup seorang pria.
-Memmy-
Kamis, 12 Januari 2012
Jumat, 06 Januari 2012
Salam
Salam kelihatannya ringan, namun sebenarnya sangat berat dan bermakna. Salam dapat menjadi pembuka ukhuwah dan menjalin silaturahmi. Saya ingin berbagi sedikit yang saya tahu mengenai Salam.
SEJARAH
Nabi Adam ‘Alaihissalaam diperintahkan Allah Ta’ala untuk memberikan salam kepada malaikat. “Assalaamu’alaikum warahmatullaah” dan dijawab “Wa’alaikumussalaam warahmatullaah” oleh para malaikat. Allah berfirman “Itulah salammu dan anak cucumu”.
Dalam sejarahnya, salam ini mengalami pergeseran. Waktu di Mekkah sebelum Islam, salam dilakukan dengan 2 cara, yaitu dengan mengucapkan “Semoga kehidupan yang lebih baik” dan dengan cara membungkuk.
Salam berasal dari ‘As Salaam’, satu Asmaul Husna yang ‘diserahkan’ Allah untuk seluruh manusia di dunia, yaitu ‘keselamatan’. Selain itu istilah ‘salam’ juga berasal dari kata ‘salaaman’.
HUKUM
Hukum dasar orang memberi salam adalah sunnah, sementara menjawab salam hukumnya wajib.
CARA MENGUCAP SALAM
Cara mengucapkan salam seperti yang dicontohkan Nabi, sahabat dan para penerusnya adalah minimal dengan mengucap “Salaam ‘alaikum”. Jika saudara sesama muslim bertemu dan salah satu mengucap “Salam”, maka salam seperti ini tidak perlu dijawab.
Jika “Salaam ‘alaikum” adalah kalimat salam paling minimal, maka “Assalaamu ‘alaikum” bernilai lebih baik (perhatikan penambahan “As”). Di atas itu kalimat yang lebih lengkap “Assalaamu’alaikum warahmatullaah” bernilai lebih baik dan kalimat yang terbaik adalah mengucapkan salam secara lengkap “Assalaamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh”.
Dalam mengucap salam ini juga harus berhati-hati. Jangan sampai karena terburu-buru ataupun ketidaktahuan, kalimat yang diucapkan menjadi “Sam ‘alaikum” karena artinya bukan lagi “Keselamatan untuk kamu” melainkan “Kematian untuk kamu”.
Perlu diperhatikan pula jika ucapan salam ini dalam bentuk tertulis. Sering kali dalam undangan atau surat tertulis "Assalaamu'alaikum Wr. Wb."... Kira-kira, apa maksudnya Wr. Wb? Apakah sopan jika doa dengan singkatan begitu? Apalagi kalau yang dimaksud adalah "Warahmatullaahi wabarakaatuh" dimana ada Asma Allah di dalamnya? Lebih jelas lagi penulisan dalam SMS... Seringkali (entah apa maksudnya) di awal SMS tertulis "Ass.." atau "AWW". Tidakkah cukup waktu untuk kita menuliskan "Assalaamu'alaikum"? Alangkah sibuknya kita... Pun dengan menjawab salam. Seringkali orang sudah mengucap salam dengan lengkap dan dengan cara terbaik, jawaban yang terdengar hanya "Kum salaam". Sebegitu beratkah lidah sehingga 'kalimat tidak jelas' itu yang terucap untuk menjawab doa keselamatan untuknya.
Kalau selesai mengucap salam tidak ada jawaban hendaknya tidak perlu kecewa karena ada malaikat khusus untuk menjawab salam. Selain itu salam diucapkan sebelum keluar pembicaraan yang lain. Barang siapa yang bicara sebelum salam, maka pada saat dia mengucap salam maka salamnya tersebut tidak perlu dijawab. Semisal mengucapkan “Apa kabar?” atau kata-kata sapaan lain yang sering keluar dalam pertemuan.
CARA MENJAWAB SALAM
Cara menjawab salam minimal harus semisal/setara. Misalnya:
“Salaam ‘alaikum” dijawab “Wa ‘alaikum salaam”
“Assalaamu’alaikum” dijawab “Wa ‘alaikumussalaam”
“Assalaamu’alaikum warahmatullaah” dijawab “Wa ‘alaikumussalaam warahmatullaah”
“Assalaamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh” dijawab “Wa ’alaikumussalaam warhamatullaahi wabarakaatuh”
Sangat dianjurkan dalam menjawab salam dengan jawaban yang lebih lengkap.
ADAB DALAM MEMBERI SALAM
Dalam memberi salam, raut muka harus cerah, suara jelas dan bacaan juga jelas. Hindarkan memberi salam dengan raut muka masam, atau dengan suara tidak jelas atau pun bacaan yang terlalu cepat. Agar lebih sempurna, ucapan salam disertai dengan berjabatan tangan diikuti berangkulan/berpelukan (tentu saja untuk sesama jenis atau muhrimnya), dari Kitab Imam Nawawi yang ditulis As Suyuthi.
Dari Ibnu Umar, apabila ada dua orang muslim bersalaman, bershalawat, beristighfar dan bergembira bersama, maka Allah Ta’ala menurunkan rahmat untuk keduanya.
HAL-HAL YANG MAKRUH DALAM MEMBERI ATAU MENJAWAB SALAM
1. Mengucap/menjawab salam sambil membungkuk
2. Merubah lafadz salam dari kalimat yang lazim
3. Di kamar mandi
4. Sedang makan
5. Sedang membaca Al-Qur’an
6. Sedang wudhu’
TANYA JAWAB
T: Bagaimana cara menjawab salam seseorang yang baru datang ke majelis/pengajian sementara majelis sedang berlangsung?
J: Untuk salam seseorang yang masuk dalam suatu majelis ilmu sementara majelis sedang berlangsung, maka salam tersebut tidak perlu dijawab.
T: Bagaimana caranya memberikan salam kepada seseorang apabila jaraknya cukup jauh (masih dalam satu tempat)?
J: Apabila dengan mengucapkan dengan suara biasa diperkirakan tidak dapat didengar, maka tidak perlu berteriak tapi cukuplah dengan isyarat (bisa dengan mengangkat tangan dan mengucapkan salam)
T: Bagaimana cara kita memberi salam sebelum masuk rumah kita sendiri sementara kita tahu tidak ada orang di dalamnya?
J: Jika kita masuk rumah, baik ada orang maupun tidak tetaplah dituntunkan untuk mengucap salam. Jika diperkirakan memang ada orang, salam diucapkan seperti biasa. Tapi bila memang diketahui tidak ada orang, maka bacaan salam yang diucapkan adalah “Assalaamu ‘alaina wa ‘alaa ‘ibadillaahishshaalihiin”. Demikian pula jika kita hendak masuk ke suatu tempat, misalnya sedang bepergian untuk berlibur, bertugas atau keperluan lain, maka bacaan salam yang diucapkan adalah “Assalaamu’alaikum haadzal ahlal bait”.
T: Bagaimana cara menjawab titipan salam yang selama ini lazim dilakukan jika orang baru datang dari bepergian dan bertemu saudara/teman?
J: Dimulai dari waktu dititipkannya salam. Jika kita hendak dititipi salam untuk seseorang, maka kita harus menjawabnya dengan “InsyaAllah”. Hindarkan menerima titipan ini dengan langsung menyatakan kesanggupan, karena titipan salam ini sangat berat nilainya dan kita tidak bisa memastikan apakah kita dapat benar-benar menyampaikannya. Khusus untuk orang yang dikirimi salam, perlu memperhatikan pula cara menjawab salam ini. Apabila yang mengirimkan salam laki-laki, maka dijawab dengan “’Alaika wa ‘alaihissalaam” sementara apabila yang berkirim salam perempuan dijawab dengan “’Alaika wa ‘alaihassalaam”.
T: Untuk orang yang masuk rumah atau datang lebih terlambat dan tidak mengucapkan salam, bolehkah kita menegurnya/menyindirnya dengan mengucap “Wa ‘alaikumussalaam warahmatullaah..”
J: Dengan mengucap “Wa ‘alaikumussalaam warahmatullaah..” berarti kita menjawab salam sebelum diucapkan salam. Hal ini bertentangan dengan yang diajarkan oleh Nabi Muhammad bahwa menjawab salam sebelum diucapkan salam seperti salamnya orang mati.
T: Bagaimana kita menjawab salam dari teman atau saudara kita yang bukan seiman?
J: Untuk hal ini, tuntunannya sudah jelas. Pertama, jangan mengucap salam terlebih dahulu. Kedua, apabila diucapkan salam terhadap kita, jawablah dengan kalimat “Wa ‘alaikum” atau “Wa ‘alainassalaam”.
T: Apa sebenarnya makna dari bacaan dan gerakan salam dalam sholat?
J: Makna sebenarnya dari bacaan dan gerakan dalam sholat adalah dalam untuk saudara muslim di sebelah kanannya dan malaikat yang menyertainya. Orang-orang Sufi biasanya membaca salam secara lengkap termasuk untuk saudara muslim di sebelah kanannya dan para malaikat ini di dalam hati.
Ditulis kembali dari posting Mas Eko Agus Budi Darmawan, SF., APt., Dari Kajian Fiqh Majelis Ta'lim Baiturrahim bersama Ust. Abdurrahman Mahrus, MA.
Dari Kitab Syarhu Tanqihil Qaul, karya Syaikh Nawawi Al Banteni dan kitab-kitab fiqih lain.
Indahnya hidup dengan ukhuwah, mari tingkatkan ukhuwah dengan salam... Untukmu saudaraku, semoga bermanfaat.
-Memmy-
Kamis, 05 Januari 2012
KITA,,, nentremke ati...
Hai, Temans...
Hari ini Kamis, 5 Januari 2012. Seperti biasa aku bekerja mulai jam 7 pagi. Menjalani rutinitas pekerjaan seperti biasanya, beristirahat jam 12.00 - 13.00. Perbedaannya adalah hari ini aku insyaAllah puasa sunnah Senin - Kamis. Karena itu, jam istirahat kerja aku pergunakan waktu untuk mobile seperti biasa, bersama Honey Bee (Teman setiaku si merah K 5092 DM) berkeliling kota Yogyakarta dari toko ke toko. Dimulai dari ke Turindo Ticketing di Jakal km 6 untuk mencetak tiket, ke Kopma UGM dengan misi membeli 2 buah kalender UGM Tahun 2012. Nah... Disini ceritanya... Lagi antre di kasir mau bayar, diputer lagu KITA by Sheila On 7. Versi original, belum diaransemen ulang. Denger lagu ini rasanya tentrem banget, mengingatkan pada masa-masa awal lagu ini yaitu pada waktu aku SMP, tahun 1999. Santai, n-Jogja-ni wis pokoke...
Disaat kita bersama
Diwaktu kita tertawa menangis merenung oleh cinta
Kucoba hapuskan rasa
rasa dimana kau melayang jauh dari jiwaku juga mimpiku
Biarlah biarlah hariku dan harimu
Terbelenggu satu lewat ucapan manismu
Dan kau bisikkan kata cinta
Kau t'lah percikkan rasa sayang
Pastikan kita seirama
Walau terikat rasa hina
Sekilas kau tampak layu
Jika kau rindukan gelak tawa yg warnai lembar jalan kita
Reguk dan teguklah mimpiku dan mimpimu
Terbelenggu satu lewat ucapan janjimu
Kita nikmatin bareng-bareng yuk videonya...
http://www.youtube.com/watch?v=UeCIIWvSG8k
Lagu ini mengingatkanku pada moment-moment bersama sahabat-sahabatku (Gank Mu') sejak SMP. Waktu piknik SMP, lagu ini menemani perjalanan kami, karena waktu itu lagu ini lagi booming-boomingnya, hingga sekarang denger lagu ini paaaasti teringat orang-orang tersayang... that is reassuring...
Hal yang indah adalah saat AKU dan KAMU berubah menjadi KITA... Yup! Itulah mengapa aku senang dengan kata KITA. Siapapun KAMU, segenap hati AKU akan memberikan terbaik untuk KITA...
Selesai membayar kalender dan meninggalkan Kopma UGM, aku menuju ke beberapa toko lagi untuk memenuhi tujuanku mobile kali ini dengan terngiang-ngiang lagu ini, Nananannaaa...
-Memmy-
Hari ini Kamis, 5 Januari 2012. Seperti biasa aku bekerja mulai jam 7 pagi. Menjalani rutinitas pekerjaan seperti biasanya, beristirahat jam 12.00 - 13.00. Perbedaannya adalah hari ini aku insyaAllah puasa sunnah Senin - Kamis. Karena itu, jam istirahat kerja aku pergunakan waktu untuk mobile seperti biasa, bersama Honey Bee (Teman setiaku si merah K 5092 DM) berkeliling kota Yogyakarta dari toko ke toko. Dimulai dari ke Turindo Ticketing di Jakal km 6 untuk mencetak tiket, ke Kopma UGM dengan misi membeli 2 buah kalender UGM Tahun 2012. Nah... Disini ceritanya... Lagi antre di kasir mau bayar, diputer lagu KITA by Sheila On 7. Versi original, belum diaransemen ulang. Denger lagu ini rasanya tentrem banget, mengingatkan pada masa-masa awal lagu ini yaitu pada waktu aku SMP, tahun 1999. Santai, n-Jogja-ni wis pokoke...
Disaat kita bersama
Diwaktu kita tertawa menangis merenung oleh cinta
Kucoba hapuskan rasa
rasa dimana kau melayang jauh dari jiwaku juga mimpiku
Biarlah biarlah hariku dan harimu
Terbelenggu satu lewat ucapan manismu
Dan kau bisikkan kata cinta
Kau t'lah percikkan rasa sayang
Pastikan kita seirama
Walau terikat rasa hina
Sekilas kau tampak layu
Jika kau rindukan gelak tawa yg warnai lembar jalan kita
Reguk dan teguklah mimpiku dan mimpimu
Terbelenggu satu lewat ucapan janjimu
Kita nikmatin bareng-bareng yuk videonya...
http://www.youtube.com/watch?v=UeCIIWvSG8k
Lagu ini mengingatkanku pada moment-moment bersama sahabat-sahabatku (Gank Mu') sejak SMP. Waktu piknik SMP, lagu ini menemani perjalanan kami, karena waktu itu lagu ini lagi booming-boomingnya, hingga sekarang denger lagu ini paaaasti teringat orang-orang tersayang... that is reassuring...
Hal yang indah adalah saat AKU dan KAMU berubah menjadi KITA... Yup! Itulah mengapa aku senang dengan kata KITA. Siapapun KAMU, segenap hati AKU akan memberikan terbaik untuk KITA...
Selesai membayar kalender dan meninggalkan Kopma UGM, aku menuju ke beberapa toko lagi untuk memenuhi tujuanku mobile kali ini dengan terngiang-ngiang lagu ini, Nananannaaa...
-Memmy-
Senin, 02 Januari 2012
Setiap Kemenangan Perlu Kesabaran
Di suatu sore, seorang anak datang kepada ayahnya yg sedang bersantai di teras rumah sambil membaca koran…
“Ayah, Ayah” kata sang anak…
“Ada apa?” tanya sang Ayah
“Aku capek, sangat capek… aku capek karena aku belajar mati-matian untuk mendapat nilai bagus sedang temanku bisa dapat nilai bagus dengan menyontek…aku mau menyontek saja!
Aku capek. sangat capek…aku capek karena aku harus terus membantu ibu membersihkan rumah, sedang temanku punya pembantu, aku ingin kita punya pembantu saja!
Aku capek, sangat capek...
Aku capek karena aku harus menabung, sedang temanku bisa terus jajan tanpa harus menabung… Aku ingin jajan terus!
Aku capek, sangat capek karena aku harus menjaga lisanku untuk tidak menyakiti, sedang temanku enak saja berbicara sampai aku sakit hati…
Aku capek, sangat capek karena aku harus menjaga sikapku untuk menghormati teman-teman ku, sedang teman temanku seenaknya saja bersikap kepada ku…
Aku capek Ayah, aku capek menahan diri…aku ingin seperti mereka…mereka terlihat senang, aku ingin bersikap seperti mereka Ayah!”
sang anak mulai menangis…
Kemudian sang Ayah hanya tersenyum dan mengelus kepala anaknya sambil berkata
”Anakku... ayo ikut Ayah, Ayah akan menunjukkan sesuatu kepadamu”,
Lalu sang Ayah menarik tangan sang anak kemudian mereka menyusuri sebuah jalan yang sangat jelek, banyak duri, serangga, lumpur, dan ilalang… lalu sang anak pun mulai mengeluh,
”Ayah mau kemana kita?? aku tidak suka jalan ini, lihat sepatuku jadi kotor, kakiku luka karena tertusuk duri. badanku dikelilingi oleh serangga, berjalanpun susah karena ada banyak ilalang… Aku benci jalan ini Ayah”
Sang Ayah hanya diam. Sampai akhirnya mereka sampai pada sebuah telaga yang sangat indah, udaranya sejuk, anginnya semilir, airnya sangat segar, ada banyak kupu-kupu, bunga-bunga yang cantik bermekaran, burung-burung terbang berkicauan, dan pepohonan yang rindang…
“Waaah… tempat apa ini Ayah? Aku suka! Aku suka tempat ini!”
Sang Ayah hanya diam dan kemudian duduk di bawah pohon yang rindang beralaskan rerumputan hijau.
“Kemarilah anakku, ayo duduk di samping Ayah”
Ujar sang Ayah, lalu sang anak pun ikut duduk di samping Ayahnya.
”Anakku, tahukah kau mengapa di sini begitu sepi? padahal tempat ini begitu indah…?”
” Tidak tahu Ayah, memangnya kenapa?”
”Itu karena orang-orang tidak mau menyusuri jalan yang jelek tadi, padahal mereka tau ada telaga di sini, tetapi mereka tidak bisa bersabar dalam menyusuri jalan itu”
”Ooh… berarti kita orang yang sabar ya yah? alhamdulillah”
”Nah, akhirnya kau mengerti, Nak...”
”Mengerti apa? aku tidak mengerti”
”Anakku, butuh kesabaran dalam belajar, butuh kesabaran dalam bersikap baik, butuh kesabaran dalam kujujuran, butuh kesabaran dalam setiap kebaikan agar kita mendapat kemenangan, seperti jalan yang tadi… bukankah kau harus sabar saat ada duri melukai kakimu, kau harus sabar saat lumpur mengotori sepatumu, kau harus sabar melawati ilalang dan kau pun harus sabar saat dikelilingi serangga… dan akhirnya semuanya terbayar kan? ada telaga yang sangatt indah.. seandainya kau tidak sabar, apa yang kau dapat? kau tidak akan mendapat apa apa anakku, oleh karena itu bersabarlah anakku”
”Tapi Ayah, tidak mudah untuk bersabar”
”Aku tau, oleh karena itu ada Ayah yang menggenggam tanganmu agar kau tetap kuat… begitu pula hidup, ada Ayah dan Ibu yang akan terus berada di sampingmu agar saat kau jatuh, kami bisa mengangkatmu, tapi… ingatlah anakku… Ayah dan Ibu tidak selamanya bisa mengangkatmu saat kau jatuh, suatu saat nanti, kau harus bisa berdiri sendiri… maka jangan pernah kau gantungkan hidupmu pada orang lain, jadilah dirimu sendiri… seorang pemuda muslim yang kuat, yang tetap tabah dan istiqomah karena ia tahu ada Allah di sampingnya… maka kau akan dapati dirimu tetap berjalan menyusuri kehidupan saat yang lain memutuskan untuk berhenti dan pulang… maka kau tau akhirnya kan?”
”Ya Ayah, aku tau.. aku akan dapat surga yang indah yang lebih indah dari telaga ini … sekarang aku mengerti … terima kasih Ayah , aku akan tegar saat yang lain terlempar”
Sang Ayah tersenyum sambil menatap wajah anak yang disayanginya.
Sabar adalah perbuatan yang mulia. Sabar merupakan amalan yang mengantarkan pelakunya kepada kasih sayang Allah SWT. Salah satu Firman Allah SWT tentang sabar :
"Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar" (Q.S. Al Baqarah : 153)
"Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu dengan ketakutan, kelaparan, kekurangan dalam harta, jiwa dan buah-buahan. Maka berikanlah berita gembira kepada orang-orang sabar, yang apabila ditimpa musibah mereka mengucapkan 'Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un', mereka itulah yang mendapat keberkahan sempurna dan rahmat dari Tuhannya dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk". (Q.S. Al Baqarah 155-157)
Jika mempunyai niat, mengusahakan dan menyempurnakannya dengan do'a, maka selanjutnya adalah tawakkal... bersabarlah...
Janji Allah bagi orang yang sabar sungguh manis... Maka dari itu, bersabarlah... Semoga kita semua bisa menjadi bagian dari orang-orang yang sabar... Aamiin...
-Memmy-
“Ayah, Ayah” kata sang anak…
“Ada apa?” tanya sang Ayah
“Aku capek, sangat capek… aku capek karena aku belajar mati-matian untuk mendapat nilai bagus sedang temanku bisa dapat nilai bagus dengan menyontek…aku mau menyontek saja!
Aku capek. sangat capek…aku capek karena aku harus terus membantu ibu membersihkan rumah, sedang temanku punya pembantu, aku ingin kita punya pembantu saja!
Aku capek, sangat capek...
Aku capek karena aku harus menabung, sedang temanku bisa terus jajan tanpa harus menabung… Aku ingin jajan terus!
Aku capek, sangat capek karena aku harus menjaga lisanku untuk tidak menyakiti, sedang temanku enak saja berbicara sampai aku sakit hati…
Aku capek, sangat capek karena aku harus menjaga sikapku untuk menghormati teman-teman ku, sedang teman temanku seenaknya saja bersikap kepada ku…
Aku capek Ayah, aku capek menahan diri…aku ingin seperti mereka…mereka terlihat senang, aku ingin bersikap seperti mereka Ayah!”
sang anak mulai menangis…
Kemudian sang Ayah hanya tersenyum dan mengelus kepala anaknya sambil berkata
”Anakku... ayo ikut Ayah, Ayah akan menunjukkan sesuatu kepadamu”,
Lalu sang Ayah menarik tangan sang anak kemudian mereka menyusuri sebuah jalan yang sangat jelek, banyak duri, serangga, lumpur, dan ilalang… lalu sang anak pun mulai mengeluh,
”Ayah mau kemana kita?? aku tidak suka jalan ini, lihat sepatuku jadi kotor, kakiku luka karena tertusuk duri. badanku dikelilingi oleh serangga, berjalanpun susah karena ada banyak ilalang… Aku benci jalan ini Ayah”
Sang Ayah hanya diam. Sampai akhirnya mereka sampai pada sebuah telaga yang sangat indah, udaranya sejuk, anginnya semilir, airnya sangat segar, ada banyak kupu-kupu, bunga-bunga yang cantik bermekaran, burung-burung terbang berkicauan, dan pepohonan yang rindang…
“Waaah… tempat apa ini Ayah? Aku suka! Aku suka tempat ini!”
Sang Ayah hanya diam dan kemudian duduk di bawah pohon yang rindang beralaskan rerumputan hijau.
“Kemarilah anakku, ayo duduk di samping Ayah”
Ujar sang Ayah, lalu sang anak pun ikut duduk di samping Ayahnya.
”Anakku, tahukah kau mengapa di sini begitu sepi? padahal tempat ini begitu indah…?”
” Tidak tahu Ayah, memangnya kenapa?”
”Itu karena orang-orang tidak mau menyusuri jalan yang jelek tadi, padahal mereka tau ada telaga di sini, tetapi mereka tidak bisa bersabar dalam menyusuri jalan itu”
”Ooh… berarti kita orang yang sabar ya yah? alhamdulillah”
”Nah, akhirnya kau mengerti, Nak...”
”Mengerti apa? aku tidak mengerti”
”Anakku, butuh kesabaran dalam belajar, butuh kesabaran dalam bersikap baik, butuh kesabaran dalam kujujuran, butuh kesabaran dalam setiap kebaikan agar kita mendapat kemenangan, seperti jalan yang tadi… bukankah kau harus sabar saat ada duri melukai kakimu, kau harus sabar saat lumpur mengotori sepatumu, kau harus sabar melawati ilalang dan kau pun harus sabar saat dikelilingi serangga… dan akhirnya semuanya terbayar kan? ada telaga yang sangatt indah.. seandainya kau tidak sabar, apa yang kau dapat? kau tidak akan mendapat apa apa anakku, oleh karena itu bersabarlah anakku”
”Tapi Ayah, tidak mudah untuk bersabar”
”Aku tau, oleh karena itu ada Ayah yang menggenggam tanganmu agar kau tetap kuat… begitu pula hidup, ada Ayah dan Ibu yang akan terus berada di sampingmu agar saat kau jatuh, kami bisa mengangkatmu, tapi… ingatlah anakku… Ayah dan Ibu tidak selamanya bisa mengangkatmu saat kau jatuh, suatu saat nanti, kau harus bisa berdiri sendiri… maka jangan pernah kau gantungkan hidupmu pada orang lain, jadilah dirimu sendiri… seorang pemuda muslim yang kuat, yang tetap tabah dan istiqomah karena ia tahu ada Allah di sampingnya… maka kau akan dapati dirimu tetap berjalan menyusuri kehidupan saat yang lain memutuskan untuk berhenti dan pulang… maka kau tau akhirnya kan?”
”Ya Ayah, aku tau.. aku akan dapat surga yang indah yang lebih indah dari telaga ini … sekarang aku mengerti … terima kasih Ayah , aku akan tegar saat yang lain terlempar”
Sang Ayah tersenyum sambil menatap wajah anak yang disayanginya.
Sabar adalah perbuatan yang mulia. Sabar merupakan amalan yang mengantarkan pelakunya kepada kasih sayang Allah SWT. Salah satu Firman Allah SWT tentang sabar :
"Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar" (Q.S. Al Baqarah : 153)
"Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu dengan ketakutan, kelaparan, kekurangan dalam harta, jiwa dan buah-buahan. Maka berikanlah berita gembira kepada orang-orang sabar, yang apabila ditimpa musibah mereka mengucapkan 'Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un', mereka itulah yang mendapat keberkahan sempurna dan rahmat dari Tuhannya dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk". (Q.S. Al Baqarah 155-157)
Jika mempunyai niat, mengusahakan dan menyempurnakannya dengan do'a, maka selanjutnya adalah tawakkal... bersabarlah...
Janji Allah bagi orang yang sabar sungguh manis... Maka dari itu, bersabarlah... Semoga kita semua bisa menjadi bagian dari orang-orang yang sabar... Aamiin...
-Memmy-
Selasa, 27 Desember 2011
Best I Ever Had
I want to sing this song for you. A song "Best I Ever Had by Vertical Horizon". I want once you hear it directly, but it now becomes impossible to be near you and hear your voice ... But I'm sure, you can hear it ...
So you sailed away
Into a gray sky morning.
Now I'm here to stay,
Love can be so boring.
Nothing quite the same now,
I just say your name now.
But its not so bad,
You're only the best I ever had.
You don't want me back.
You're just the best I ever had.
So you stole my world,
Now I'm just a phony.
Remembering the girl
Leaves me down and lonely.
Sending in the weather
Make yourself feel better.
But it's not so bad,
You're only the best I ever had.
You don't need me back.
You're just the best I ever had.
And it may take some time
to patch me up inside.
But I can't take it
so I run away and hide.
And I may find in time
that you were always right.
You're always right.
What was it you wanted?
Could it be you're haunted?
The best I ever had.
Best I ever had...
It’s true we don’t know what we’ve got until its gone, but we don’t know what we’ve been missing until it arrives.
Something the farthest is the past, the timeless is memories...
Thank you for loving me, for your full of loyality, sacrifice and all of you're...
Dedicated for : "The Only", you're the best i ever had...
May the goodness and happiness always be with you... Aamiin
-Memmy-
So you sailed away
Into a gray sky morning.
Now I'm here to stay,
Love can be so boring.
Nothing quite the same now,
I just say your name now.
But its not so bad,
You're only the best I ever had.
You don't want me back.
You're just the best I ever had.
So you stole my world,
Now I'm just a phony.
Remembering the girl
Leaves me down and lonely.
Sending in the weather
Make yourself feel better.
But it's not so bad,
You're only the best I ever had.
You don't need me back.
You're just the best I ever had.
And it may take some time
to patch me up inside.
But I can't take it
so I run away and hide.
And I may find in time
that you were always right.
You're always right.
What was it you wanted?
Could it be you're haunted?
The best I ever had.
Best I ever had...
It’s true we don’t know what we’ve got until its gone, but we don’t know what we’ve been missing until it arrives.
Something the farthest is the past, the timeless is memories...
Thank you for loving me, for your full of loyality, sacrifice and all of you're...
Dedicated for : "The Only", you're the best i ever had...
May the goodness and happiness always be with you... Aamiin
-Memmy-
Senin, 19 Desember 2011
Psikotest Cinta dari Jepang
Sore-sore pulang kerja, suasana di rumah agak ramai karena ada adik-adik dan teman-temannya yang masih SD, SMA dan kuliah serta bulik, di luar hujan, saya memilih untuk santai dalam kamar sambil browsing dan membuka-buka account facebook. Saya menemukan posting menarik di wall salah satu group, yang menuliskan tentang psikotest ini, kemudian saya mencaritahu di beberapa website juga menemukan banyak posting tentang psikotest ini (just for fun, bukan untuk test melamar pekerjaan atau test CPNS lhooo...) baca dan coba ikuti petunjuknya hingga selesai, MENARIK lhoo! Berikut psikotestnya...
PERHATIAN! Silahkan Baca Baik-baik dari awal dan ikuti instruksi yang diberikan;
Psikotest ini diambil dari email internet, diterjemahkan oleh orang tersebut dari bahasa asalnya Jepang. Anda akan menemukan hasil yang mengejutkan. Orang yang memikirkan game ini, konon sesudah membaca mail ini, harapannya dapat terkabul. Pasti Anda terkejut melihat hasilnya!!
Cuma janji dulu!
JANGAN MEMBACA JAWABAN DIBAWAHNYA TERLEBIH DAHULU.
ISI DULU INSTRUKSI YANG DIMINTA.
BACA SATU PARAGRAF DEMI SATU PARAGRAF.
Pertama-tama siapkan bolpoint dan kertas.
Waktu memilih nama, Anda harus memilih orang yang Anda kenal. Jangan terlalu banyak mikir. Tulislah apa yang ada dikepala Anda.
INGAT! Maju satu paragraf per paragraf.
Kalau Anda membaca kelanjutannya. psikotest ini dianggap gugur.
1. Pertama-tama tulis angka 1 sampai sebelas di kertas Anda secara vertikal (atas ke bawah)
2. Tulis angka yang paling Anda suka (antara 1-11) di sebelah angka No.1 dan No.2 (yang tadi Anda buat).
3. Tulis 2 nama orang (lawan jenis) yang Anda kenal, masing-masing di No.3 dan No.7
4. Tulis 3 nama orang yang Anda kenal dekat di No.4, 5, dan 6. Disini Anda boleh menulis nama orang di keluarga, teman, kenalan. Siapapun Ok. Cuma harus yang Anda kenal.
5. Di No.8, 9, 10, 11 Anda tulis nama judul lagu yang paling Anda sukai saat ini yang berbeda-beda.
Disini jawabannya
Nah, dibawah ini ada jawaban dari psikotest nya.
Mudah-mudahan cocok jawabannya.
1. Anda harus memberitahu ke orang yang Anda tulis di No.7 tentang psikotest ini.
2. Orang yang Anda tulis di No.3 adalah orang yang Anda cintai.
3. Orang yang kamu tulis di No.7 adalah orang yang Anda suka tapi bertepuk sebelah tangan.
4. Orang yang Anda tulis di No.4 adalah orang yang Anda rasa paling penting bagi Anda.
5. Orang yang Anda tulis di No.5 adalah orang yang paling mengerti Anda.
6. Orang yang Anda tulis di No.6 adalah orang yang membawa keberuntungan pada Anda.
7. Lagu yang Anda tulis di No.8 adalah lagu yang ditujukan untuk orang No.3
8. Lagu yang Anda tulis di No.9 adalah lagu yang ditujukan untuk orang No.7
9. Lagu yang Anda tulis di No.10 adalah lagu yang menuliskan apa yang ada di hati Anda.
10. Terakhir, Lagu yang Anda tulis di No.11 adalah lagu yang menuliskan hidup Anda.
Nah, bagaimana? hasilnya sesuai ngga? klo ga sesuai ya ga usah dipikirin. Coba-coba aja gih, daripada manyuun aja... Hehe... Silahkan mencoba! :)
-Memmy-
PERHATIAN! Silahkan Baca Baik-baik dari awal dan ikuti instruksi yang diberikan;
Psikotest ini diambil dari email internet, diterjemahkan oleh orang tersebut dari bahasa asalnya Jepang. Anda akan menemukan hasil yang mengejutkan. Orang yang memikirkan game ini, konon sesudah membaca mail ini, harapannya dapat terkabul. Pasti Anda terkejut melihat hasilnya!!
Cuma janji dulu!
JANGAN MEMBACA JAWABAN DIBAWAHNYA TERLEBIH DAHULU.
ISI DULU INSTRUKSI YANG DIMINTA.
BACA SATU PARAGRAF DEMI SATU PARAGRAF.
Pertama-tama siapkan bolpoint dan kertas.
Waktu memilih nama, Anda harus memilih orang yang Anda kenal. Jangan terlalu banyak mikir. Tulislah apa yang ada dikepala Anda.
INGAT! Maju satu paragraf per paragraf.
Kalau Anda membaca kelanjutannya. psikotest ini dianggap gugur.
1. Pertama-tama tulis angka 1 sampai sebelas di kertas Anda secara vertikal (atas ke bawah)
2. Tulis angka yang paling Anda suka (antara 1-11) di sebelah angka No.1 dan No.2 (yang tadi Anda buat).
3. Tulis 2 nama orang (lawan jenis) yang Anda kenal, masing-masing di No.3 dan No.7
4. Tulis 3 nama orang yang Anda kenal dekat di No.4, 5, dan 6. Disini Anda boleh menulis nama orang di keluarga, teman, kenalan. Siapapun Ok. Cuma harus yang Anda kenal.
5. Di No.8, 9, 10, 11 Anda tulis nama judul lagu yang paling Anda sukai saat ini yang berbeda-beda.
Disini jawabannya
Nah, dibawah ini ada jawaban dari psikotest nya.
Mudah-mudahan cocok jawabannya.
1. Anda harus memberitahu ke orang yang Anda tulis di No.7 tentang psikotest ini.
2. Orang yang Anda tulis di No.3 adalah orang yang Anda cintai.
3. Orang yang kamu tulis di No.7 adalah orang yang Anda suka tapi bertepuk sebelah tangan.
4. Orang yang Anda tulis di No.4 adalah orang yang Anda rasa paling penting bagi Anda.
5. Orang yang Anda tulis di No.5 adalah orang yang paling mengerti Anda.
6. Orang yang Anda tulis di No.6 adalah orang yang membawa keberuntungan pada Anda.
7. Lagu yang Anda tulis di No.8 adalah lagu yang ditujukan untuk orang No.3
8. Lagu yang Anda tulis di No.9 adalah lagu yang ditujukan untuk orang No.7
9. Lagu yang Anda tulis di No.10 adalah lagu yang menuliskan apa yang ada di hati Anda.
10. Terakhir, Lagu yang Anda tulis di No.11 adalah lagu yang menuliskan hidup Anda.
Nah, bagaimana? hasilnya sesuai ngga? klo ga sesuai ya ga usah dipikirin. Coba-coba aja gih, daripada manyuun aja... Hehe... Silahkan mencoba! :)
-Memmy-
Jumat, 02 Desember 2011
Kapan Menikah?
Pertanyaan tersebut yang akhir-akhir ini sering saya dengar dan sering pula ditanyakan kepada saya. Pertanyaan yang sensible di usia saya sekarang ini. Usia saya sekarang 23 tahun, menjelang 24 tahun pada 5 Februari 2012 besok. Sedangkan warga Negara yang sudah diperbolehkan menikah adalah yang berusia 18 tahun ke atas untuk wanita. Berarti saya sudah cukup umur untuk menikah yah? Hehe…
Kalau dulu ada yang nanya : “Kapan kamu menikah?”
Jawabannya asal aja : “Bulan Mei. Maybe (baca : meibi) Yes, maybe No!”
Loh, piye toh? Masa nikah ga mau? Bukan begitu maksudnya, dulu belum bisa tergambar dengan jelas bagaimana proses menuju pernikahan dan kehidupan setelah itu. Sekarang, karena tuntutan usia, tuntutan orang tua dan tuntutan-tuntutan yang lain-lainnya akhirnya harus difikirkan dan diselesaikan pertanyaan ini.
Tulisan ini adalah inspirasi tanggal 11 bulan 11 tahun 2011 (111111) kemarin, banyak yang menggunakan tanggal itu sebagai hari peresmian jalinan cinta atau hari pernikahan. Di status bbm, display picture, status facebook, posting, dan sebagainya menuliskan tentang tanggal cantik ini. Tak ketinggalan pada pagi hari itu salah seorang teman saya menanyakan hal itu juga kepada saya via bbm : “Kapan nikah, Mem?”
Karena sedang agak repot kerja, saya jawab dengan kilat, singkat, padat dan jelas : “As Soon As Possible :) “ (awas aja yah kalo masi cerewet nanya ini itu. Untungnya dia ngga nanya-nanya lagi. Hehehe)
Jawaban yang sudah berbeda dengan sebelumnya.
Jika ditanya : “Kamu pengen menikah?” Jawab saya : “Ya jelas pengen dong…”
Udah berkeliaran di angan-angan, memakai baju kebaya putih, ijab qabul, duduk di pelaminan beberapa jam jadi pusat perhatian, berpandangan dengan suami, berfoto dengan keluarga dan kerabat, badan pegel-pegel karena perut membesar, menggandeng anak kecil, piknik sekeluarga, berkunjung ke mertua dan sebagainya kebahagiaan sebuah pernikahan.
Di kantor, atasan juga sering menanyakan tentang hal ini. Beberapa hari yang lalu, ada mahasiswi (adik kelas) yang ke ruangan saya untuk mengurus keperluan lapangan untuk skripsinya. Dia sedang hamil anak keduanya.
Atasan berkata kepada saya : “Mey, itu adik kelasmu aja udah berani nikah dan lagi hamil anak keduanya. Kamu kapan?”
Saya menjawabnya dengan senyum saja, karena kalau dijawab panjang lebar bisa panjang lebar juga urusannya.
Untuk menikah, niat saja tidak cukup. Harus nekat. Niat dari dulu sudah ada, tapi nekat yang belum. Karena kalau alasan belum menikah karena belum siap, besok-besok pun pasti akan seperti itu terus. Bagaimana cara memperoleh kesiapan? Ya harus “sedikit” nekat itu tadi.
Tapi nekatnya masih dalam batas pertimbangan dan kewajaran.
Saya adalah seorang yang aktif, mobile, berkeinginan kuat untuk bisa selalu berkembang, mandiri dalam hal bisa kemana-mana dan berbuat sesuatu sendiri. Tentang karier, saya tidak ingin berlebihan, ada kesibukan, otak bisa berfikir dan berkembang terus saja cukup.
Meniatkan menikah untuk ibadah, menyempurnakan setengah agama, membangun keluarga yang sederhana dan harmonis, dengan seseorang yang ku cintai dan mencintaiku. Itu saja niat saya untuk menikah. Sementara ini saya genggam niat tersebut sampai hari bahagia itu datang kepada saya. Jadi, tidak perlu bertanya terus kapan saya akan menikah? Dengan siapa? Just wait my wedding invitation, yah…! As Soon As Possible :)
-Memmy-
Kalau dulu ada yang nanya : “Kapan kamu menikah?”
Jawabannya asal aja : “Bulan Mei. Maybe (baca : meibi) Yes, maybe No!”
Loh, piye toh? Masa nikah ga mau? Bukan begitu maksudnya, dulu belum bisa tergambar dengan jelas bagaimana proses menuju pernikahan dan kehidupan setelah itu. Sekarang, karena tuntutan usia, tuntutan orang tua dan tuntutan-tuntutan yang lain-lainnya akhirnya harus difikirkan dan diselesaikan pertanyaan ini.
Tulisan ini adalah inspirasi tanggal 11 bulan 11 tahun 2011 (111111) kemarin, banyak yang menggunakan tanggal itu sebagai hari peresmian jalinan cinta atau hari pernikahan. Di status bbm, display picture, status facebook, posting, dan sebagainya menuliskan tentang tanggal cantik ini. Tak ketinggalan pada pagi hari itu salah seorang teman saya menanyakan hal itu juga kepada saya via bbm : “Kapan nikah, Mem?”
Karena sedang agak repot kerja, saya jawab dengan kilat, singkat, padat dan jelas : “As Soon As Possible :) “ (awas aja yah kalo masi cerewet nanya ini itu. Untungnya dia ngga nanya-nanya lagi. Hehehe)
Jawaban yang sudah berbeda dengan sebelumnya.
Jika ditanya : “Kamu pengen menikah?” Jawab saya : “Ya jelas pengen dong…”
Udah berkeliaran di angan-angan, memakai baju kebaya putih, ijab qabul, duduk di pelaminan beberapa jam jadi pusat perhatian, berpandangan dengan suami, berfoto dengan keluarga dan kerabat, badan pegel-pegel karena perut membesar, menggandeng anak kecil, piknik sekeluarga, berkunjung ke mertua dan sebagainya kebahagiaan sebuah pernikahan.
Di kantor, atasan juga sering menanyakan tentang hal ini. Beberapa hari yang lalu, ada mahasiswi (adik kelas) yang ke ruangan saya untuk mengurus keperluan lapangan untuk skripsinya. Dia sedang hamil anak keduanya.
Atasan berkata kepada saya : “Mey, itu adik kelasmu aja udah berani nikah dan lagi hamil anak keduanya. Kamu kapan?”
Saya menjawabnya dengan senyum saja, karena kalau dijawab panjang lebar bisa panjang lebar juga urusannya.
Untuk menikah, niat saja tidak cukup. Harus nekat. Niat dari dulu sudah ada, tapi nekat yang belum. Karena kalau alasan belum menikah karena belum siap, besok-besok pun pasti akan seperti itu terus. Bagaimana cara memperoleh kesiapan? Ya harus “sedikit” nekat itu tadi.
Tapi nekatnya masih dalam batas pertimbangan dan kewajaran.
Saya adalah seorang yang aktif, mobile, berkeinginan kuat untuk bisa selalu berkembang, mandiri dalam hal bisa kemana-mana dan berbuat sesuatu sendiri. Tentang karier, saya tidak ingin berlebihan, ada kesibukan, otak bisa berfikir dan berkembang terus saja cukup.
Meniatkan menikah untuk ibadah, menyempurnakan setengah agama, membangun keluarga yang sederhana dan harmonis, dengan seseorang yang ku cintai dan mencintaiku. Itu saja niat saya untuk menikah. Sementara ini saya genggam niat tersebut sampai hari bahagia itu datang kepada saya. Jadi, tidak perlu bertanya terus kapan saya akan menikah? Dengan siapa? Just wait my wedding invitation, yah…! As Soon As Possible :)
-Memmy-
Langganan:
Postingan (Atom)







